Pemahaman material dan uji laboratorium diperkuat untuk tekan risiko cacat produksi
Bandung — Persaingan industri tekstil dan garmen terus meningkat seiring tuntutan pasar terhadap kualitas produk yang presisi dan berkelanjutan. Untuk memperkuat kapabilitas produksi nasional, Politeknik STTT Bandung berkolaborasi dengan Boogie Apparel dalam penyelenggaraan pelatihan teknis bagi SDM industri apparel.
Pelatihan berlangsung sepanjang Oktober hingga awal November 2025 di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Tekstil (BBSPJIT), unit kerja di bawah Kementerian Perindustrian yang fokus pada standarisasi material tekstil.
Pendalaman Tekstil dari Hulu ke Hilir

Sumber : Dokumentasi Pelatihan Boogie Apparel
Peserta pelatihan mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai serat alam hingga sintetis, pembentukan benang dan kain, serta berbagai teknik finishing. Materi utama disampaikan oleh Resdy Faizal, Technical Support Thoyokem Indonesia, yang menekankan pentingnya pemahaman material dalam menjaga konsistensi mutu.
Salah satu insight yang menjadi perhatian adalah masa ketahanan chemical finishing seperti antibakteri dan tahan api yang umumnya berada di kisaran 20–25 kali pencucian. Pengetahuan ini krusial terutama bagi perusahaan yang memproduksi apparel fungsional untuk kebutuhan industri.
Kasus Lapangan: Tantangan Mutu di Produksi

Sumber : Dokumentasi Pelatihan Boogie Apparel
Diskusi teknis turut membahas contoh permasalahan produksi yang sering ditemui pelaku industri, seperti ketidaksesuaian warna pada produksi ulang.
“Penyebab utamanya kerap muncul dari perbedaan load number pada batch kain. Jadi quality control di tahap ini harus benar-benar ketat,” ujar Resdy saat sesi diskusi.
Ia menambahkan, permintaan klien terkait penggunaan material dengan brand tertentu pada dasarnya dapat dipenuhi. Namun, hal itu idealnya didukung hasil uji laboratorium.
“Brand boleh saja jadi preferensi, tapi kualitas harus tetap terukur. Biasanya kita back up dengan uji lab—ketahanan warna dan kekuatan tarik—biar nggak cuma asumsi,” tambahnya.
Selain pengujian material, peserta juga memperkuat konsep 5S dan Kaizen untuk produktivitas dan efisiensi ruang kerja.
Baca Juga : Konsultasi Bahan Seragam Kerja: Pilih Material Terbaik Bersama Boogie Apparel
Dampak Nyata bagi Tim Boogie Apparel

Sumber : Dokumentasi Kunjungan Customer Boogie Apparel
Peningkatan kompetensi teknis ini telah memberi manfaat langsung bagi Boogie Apparel dalam proses pengambilan keputusan produksi. Pemahaman material yang lebih presisi membantu tim memetakan risiko cacat sejak awal, serta menekan potensi waste bahan.
Kolaborasi lintas divisi pun semakin solid, mendukung standar mutu yang lebih konsisten dan efisiensi alur kerja.
Baca Juga : Layanan Kunjungan Produksi Boogie: Undang Klien untuk Lihat Langsung ke Lokasi Produksi
Investasi untuk Penguatan Industri Tekstil Nasional
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Boogie Apparel dalam mendukung peningkatan kualitas SDM industri. Melalui pelatihan yang bermitra dengan lembaga pendidikan dan lembaga standardisasi, perusahaan menargetkan proses produksi yang semakin presisi dan adaptif terhadap permintaan pasar.
Kemitraan yang telah terjalin sejak 2024 ini juga menjadi salah satu kontribusi terhadap upaya peningkatan daya saing industri tekstil dalam negeri, terutama pada sektor apparel teknis dan khusus.










